Program Studi Teknik Mesin
Gedung F & G (Hery Hartanto) lantai 5
Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol
Jakarta Barat
Indonesia, 11440
Telp. : (62-21) 566 3232 ext. 8434
Peta lokasi

Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti menyelenggarakan kuliah umum dengan topik “Conventional and Advanced Manufacturing: Trend and Challenges“, dengan narasumber Prof. Tim Pasang, Ph.D., Professor and Head of Department, Department of Engineering Design and Manufacturing, Western Michigan University, Amerika Serikat. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ir. Tono Sukarnoto, M.T., I.P.M., dosen tetap jurusan Teknik Mesin.
Dalam kuliah umum ini, Prof. Tim Pasang membahas perkembangan dunia manufaktur dan material, mulai dari proses manufaktur konvensional hingga teknologi manufaktur maju yang saat ini semakin berperan penting dalam industri modern.
Materi diawali dengan penjelasan bahwa manufaktur merupakan proses mengubah bahan mentah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Proses manufaktur tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi, tetapi juga mencakup pemilihan material, desain produk, penggunaan mesin dan tooling, perencanaan proses, pemasaran, pengiriman, hingga layanan kepada pelanggan.

Prof. Tim Pasang juga menjelaskan berbagai proses manufaktur konvensional seperti casting, forming, welding, machining, dan forging. Proses-proses tersebut menjadi dasar penting dalam dunia teknik karena digunakan untuk menghasilkan berbagai komponen industri, mulai dari komponen mesin sederhana hingga produk dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Selain itu, kuliah umum ini juga menyoroti perkembangan advanced manufacturing, khususnya additive manufacturing atau 3D printing untuk logam. Teknologi ini memungkinkan pembuatan komponen secara lapis demi lapis berdasarkan data model 3D, sehingga mampu menghasilkan geometri yang kompleks, efisiensi material yang lebih baik, serta membuka peluang besar untuk aplikasi industri, aerospace, otomotif, hingga biomedis.

Salah satu teknologi yang turut dibahas adalah Laser Metal Deposition (LMD), yaitu teknologi berbasis laser yang dapat digunakan untuk proses pembuatan, pelapisan, perbaikan, dan remanufaktur komponen logam. Teknologi ini memiliki potensi besar dalam penghematan biaya, terutama untuk perbaikan komponen bernilai tinggi seperti blade turbin dan komponen mesin lainnya.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Blue Diode Laser Welding Technology, khususnya untuk pengelasan dan pelapisan tembaga. Tembaga memiliki peran penting dalam pengembangan kendaraan listrik karena konduktivitas listriknya yang tinggi. Namun, sifat tembaga yang reflektif terhadap laser inframerah menjadi tantangan tersendiri, sehingga pendekatan hybrid menggunakan infrared dan blue diode laser menjadi salah satu solusi yang menarik untuk dikembangkan.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan bahwa masa depan manufaktur akan semakin mengarah pada proses yang lebih presisi, efisien, otomatis, hemat material, dan berkelanjutan. Mahasiswa teknik diharapkan tidak hanya memahami dasar-dasar proses manufaktur, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi baru agar siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga dalam menghubungkan konsep akademik dengan perkembangan teknologi manufaktur global. Manufaktur masa depan bukan hanya tentang membuat produk, tetapi juga tentang menciptakan proses yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

Link terkait: